Cari Blog Ini

Jumat, 21 Januari 2011

Satukan Tekad Untuk Berteriak NURDIN HALID TURUN !!!

GARUDA DI DADAKU!!!
GARUDA KEBANGGAAN KU!!!
KU YAKIN HARI INI PASTI MENANG!!!

ya indonesia pasti menang , tapi tidak juara . Sangat di sayangkan memang , di pengujung tahun 2010 timnas sepak bola indonesia gagal menjuarai piala AFF 2010 untuk yg ke sekian kalinya . Padahal peluang indonesia untuk menjuarai turnamen tersebut sangat terbuka lebar . kalau di lihat dan di bandingkan dengan sang juara malaysia , raport indonesia memang lebih baik dari malaysia . Bayangkan dari 7kali pertandingan indonesia "hanya" satu kali menerima kekalahan , sedangkan malaysia dari 7 kali penampilannya mengoleksi 2kekalahan , 2kali imbang dan hanya mampu memenangkan 3pertandingan saja . Ironis memang , dari hasil yang di dapat indonesia ini . Pantas lah indonesia di sandangkan dengan julukan " JUARA TANPA GELAR" .

Kecewa , sudah pasti . Memang sedikit tak adil untuk indonesia . Tapi begitulah sepak bola , punya penilayan trsendiri dalam mencari sang juara . Mungkin tahun ini keberuntungan ada di pihak malaysia , tapi mudah-mudahan 2tahun lagi keberuntungan ada di indonesia dan kita semua bisa melihat anak-anak bangsa mengangkat piala dan mengibarkan lagu kebangsaan indonesia raya . Amien , semoga saja .


Terlepas dari itu semua , sekarang sapa yang harus di salahkan dalam kegagalan timnas indonesia meraih gelar juara di ajang piala aff 2010 kmarin ? Apakah para pemain , pelatih , oficial , media atua masyarakat yang terlalu menyanjung-nyajung para pemain kita ? Ya bukan mereka yang patut di salahkan dalam hal ini . Tapi menurut saya , yang harus bertanggung jawab dalam hal ini adalah PSSI .

Ya , PSSI seharus'a berjiwa ksatria dan brani mengakui kesalahan mreka , yang menyebabkan timnas indonesia gagal merebut piala aff kmarin . Bukan mencari kambing hitam dengan mencari-cari alasan ini itulah . Yang tidak masuk di akal , PSSI menuduh kekalahan leg 1 dari malaysia disebabkan oleh teror yang berlebihan dari pihak malaysia . Dari mulai keterlambatan bus waktu latihan , sampai penaburan serbuk gatal dirumput tempat penjaga gawang berlatih . Padahal setelah diselidiki , itu hanya obat pestisida untuk penghilang hama rumput atau penyubur rumput . Ya mungkin ada teror laser dari malaysia saat pertandingan berlangsung di bukit jalil yang memecah konsentrasi para pemain . Tapi menurut saya , itu bukan suatu masalah besar . Banyak pemain profesional lain'a yang sering mendapat teror seperti itu , tapi mreka tdk terlalu membesar-besarkan masalah . Tidak seperti PSSI yang menganggap itu suatu masalah besar .

Menurut saya , sudah saatnya PSSI di rombak dengan kepengurusan yang benar-benar mengerti sepak bola indonesia . Bukan pengurus yang hanya mencari keuntungan dari sepak bola indonesia saja . Sudah saatnya Ketua PSSI legowo mundur dari jabatannya . Dia tidak punya alasan yang kuat untuk terus memimpin organisasi sepak bola tertinggi diindonesia .

Dan sudah saatnya kita semua mensatukan tekad dan TERIAK dengan latang bahwa NURDIN HALID HARUS TURUN !

Selasa, 30 November 2010

Aku Kamu Dan Dia.......!!!!!!!!!

dari sebuah lagu , menjadi satu buah cerita yang mencerminkan kisah tentang aku,kamu dan dia :

pada mulanya aku rela menjadi "pacar rahasia",
walau ku tau ini salah
apa daya ku tlah cinta
mski hrus terbagi
percayalah aku tak perduli
kelak kau pun mengerti
akulah yang terbaik . (pacar rahasia).

dan sampai kapanpun ku "teteap menanti" mu
walau ku tau kau bukan milikku
namun hatiku tetap milikmu.
kuakan menenti, meski harus penantian panjang
ku akan tetap menunggu mu
ku tau kau hanya untuk ku.
biarkan waktu ku
habis oleh penantian ini
hingga kau percaya betapa besar
cinta ku pada mu, ku tetap menanti .

menanti (nikita willy).

TAPI........

sungguh tak mungkin dalam kisah ini kita kan besatu.
bila tak pernah ada perasaan cinta seutuhnya.
kini akhirnya kau harus memilih dia atau diriku.
yang pantas mendapatkan mu, pantas menjadi kekasihmu.


Dan Bila Ternyata Kua Memilih Dia , aku "ingin hilang ingatan"!!!!!
dan lebih baik engkau........

menghilanglah dari kehidupan ku.
enyah lari hati yg tlah hancur.
kehadiran sosok mu kian menyiksaku.
biarkan disini ku menyendiri.

hilang ingatan (roket rokers).



Dan kini, semua hanya teringat "saat-saat terindah" bersama mu.......
saat kau hadir dalam hidupku terasa indah.
hangat bayang mu menyentuh jiwa temani sepi.
kini semua cinta mu telah pergi,
meninggalkan diriku dalam kehampaan semdiri.
waktu trus berjalan dan memberi perih di hati.
hanya rindu yang aku dapatkan, bukan cintamu.

kini baru aku menyadari
kau begitu berarti didalam hidup ku ini.

saat-saat yg indah
saat-saat bersamamu waktu kita berdua dan mewarnai dunia.
semua yang telah berlalu kini teringat lagi, kini terkenang lagi.
ku ingin kembali........


saat-saat terindah (rama band).

sebuah lagu yang mengisahkan perjalanan cinta aku,kamu dan dia.......


tamat.....!!!!!!!!!


tulisan ini hany sebuah fiktif belaka, bila ada kesamaan kisah mohon di maafkan.

Minggu, 12 September 2010

sms tak bersalah part 1

sebelum gw memulai posting gw kali ini, gw sedayu wicaksono berserta rombongan yg terdiri dari ulet bulu,blatung, kecoa, cacing, semut-semut kecil dll ingin mengucapkan selamat hari raya idul fitri, minal aidin walfaizin , mohon mav lahir dan batin. maavin semua kesalahan2 gw, baik yg di sengaja ataupun tak disengaja. mari kita kembali memulai segalanya dari nol lagi, agar semua kesalahan yg dulu pnah diperbuat baik yg disengaja ataupun tidak disengaja bsa dimaavkan terutama segala hutang-hutang gw baik yg masih lo inget ataupun udah lo lupain karna sadar gw gak akan pnah mau bayar. sekali lagi mhon mav lahir batin ya.....

oke kali ini gw akan menceritakan tentang kejadian gw menjelang detik2 proklamasi, eh salah-salah, maksud gw detik2 menjelang lebaran, pasti lo semua pada penasaran kan??????
dan semua serentak menjawab : KAGAAAAA....!!!!!!!!
oke yawda kalo gitu gw gak jadi posting aja. hiks hiks.......

oke berhubung lo semua pada gak mau baca posting gw yg gak penting ini, maka bersiaplah kalian semua menyesal, karna biarpun lo semua gak mau baca, masa podo amat, gw tetep maw posting dan lo mau gak mau suka tdk suka harus baca posting gw kali ini. hahahahaha mampus kau!!!!! makanya jangan songong!!!!!

tadinya gw sempet mikir kalo malam takbiran gw tahun ini bakal semu alias gak asik, klo tahun kemarin gw lewatin bersama si ririe cowonya tukang somay , nah kalo tahun ini gw gak ada bayangan sama sekali mau jalan kemana n masapa. sebetulnya bayangan mau jalan sama sapa sih udah ada, tapi yg jadi masalah si doinya itu mau apah gak jalan sama gwnya ini. oia sekedar info : gw itu punya prinsip klo setiap malem2 yg sepcial stiap tahun harus gw lewatin sama org2 yg sepcial juga. gw ulangin lagi orang-orang yg sepecial, bukan martabak special yg telornya 4!!!!! yg dimaksud org2 special disini ya orang2 yg gw sayang minimal keluarga gw dah. singkat cerita, tepatnya hari jumat tgl 8 september2010, gw tau kalo hari itu hari terahir dia masuk kantor karna bsknya udah libur lebaran sampe tgl 13. gw punya niatan bwt ngejemput sidoi dari kantornya yg kebetulan gak jauh2 bgt dari rmh gw.dan tanpa berfikir panjang langsung aja gw sms dia, waktu gw sms dia msh di kantor ternyata yawda gw pikir dia masih lama dan gw berniat untuk nunggu dia di tmpat waktu itu gw minjemin buku bwt dia. selang 38menit gw sms dia lagi, gw tanya lagi dimana? dia bls lagi dijalan katanya. trus gw tanya lagi, mau kemana trus dia bls lagi mau kegunung agung. oke waktu itu gw gak berfikir ape2, dan gw berniat mau nyusul dia kegunung agung karna kebetulan gw juga ada buku yg lagi gw mau beli. pas gw tanya lo digunung agung mana, dia jawab di tamini. langsung aja gw siap2 meluncur kesana bwt ketemu sidoi sukur2 bisa bukber ma dia. ckckckkckck. pas lagi manasin motor di luar gw iseng sms dia lagi, eh lo kegunung agung mau bli apaan? oia lo ma sapa disana? dan dia jawab mau beli buku bwt ade gw, gw ama "sigembul"(nama disamarkan biar yg bersangkutan gak nyadar klo baca). oia sigembul itu adalah cowonya doi, orangnya sih sesuai namanya disini, gendut bgt coy. alhasil gak jadilah gw menyusul doi kesana, bukan masalah gw takut sama sigembul tapi gw gak mau ganggu mereka bertiga. ya bertiga, karna sigembul diitungya 2. ckckckckckkck

akhirnya dengan rasa kecewa n sedikit sedih juga+sakit hati, gw memutar otak biar gimana caranya gw bisa ngajak doi jln tanpa dia dan sigembul sadari klo gw itu lagi usaha. gw sms tuh doi spik2 nitip buku yg susah bgt dicarinya malah patut ditanya keberadaannya tuh buku sebenernya ada apah kaga. dia pun bilang yawda nti gw cari n kalo gak ada gw temenin lo aja nyari tuh buku. manis bener, itu jawaban emang yg gw mau. ckckckck

singkat cerita, bsknya gw jadi juga bwt nyari tuh buku digramedia ma doi. tapi syaratnya gak boleh balik lebih dari jam 8. okelah gpp yg penting saya bsa jln ma sidoi. ckckckckck

bersambung..........




Minggu, 29 Agustus 2010

baca aja dulu

kali ini gw akan crita tentang apa yg gw rasain di bulan puasa ini, aus(udah pasti), laper(yaiyalah puasa), tapi yg gw maksud bkn masalah puasa atau laper n ausnya tapi ini masalah perasaan lebih tepatnya masalah hati.

di bulan puasa thn ini sedikit berbeda dari tahun2 sebelumnya, pertama thn ini harus gw lewati sendirian alias jomblo, gw juga gak tw nasib malem takbiran gw nanti, klo tahun kemarin gw jalan sama si doi, gak tw dengan thn ini, gw takut nasib malam takbiran gw berujung tragis di tempat tidur. hiks-hiks(nangis)

tapi di tahun ini gw kepincut sama satu cewek yg ngebuat gw jatuh tersungkur tak berdaya ditengah lumpur(apaan sih). maksud gw tertarik sama satu cwe dari sekian lamanya mencari(emangnya duit dicari!). cwe yg gw maksud ini sebenernya gw udah kenal lama sama dia, dari sd n smp gw satu sekolah tapi gak pernah satu kelas nah waktu sma pisah gak tw kemana n ketemu lagi sekarang2 ini. tapi kalo dulu dia blum ada lebel apapun di belakangnya klo sekarang udah ada lebelnya(ini orang apah dagangan seh), lebelnya adalah dia mantannya temen gw yg bisa di bilang cukup deketlah kalo lagi gak ngeselin sama gw.

gak tau kapan tepatnya mereka putus, yg jelas udah putuslah pokoknya. sebenernya posisi kaya gni pernah gua alamin pas gw suka sama cindy(nama sebenarnya), bedanya klo cindy cenderung kuat n tegar nah klo dia bodoh n lemah, eh bukan deng dia gak bodoh n lemah, cuma dia terlalu baik jadi kaya gtu.

dia itu putus sama temen gw gara2 diselingkuhin (kalo_gksalah.com). nah begonya , udah tw di gituin tapi masih aja sayang ma temen gw itu, emang sih klo udah sayang itu susah bwt dilupain, tapi yg namanya perselingkuhan itu termasuk tindakan yg melanggar hukum dalam percintaan dan tindak pidananya berat bgt, kurang lebih hukuman penjara 30thn dan denda semua harta yg dipunya ataw gak di hukum rajab. pokoknya perselingkuhan itu gak bisa dimaafin, tapi klo ketauan, inget loh klo ketauan.

berawal dari sebuah curhatan dia kegw yg membuat gw jadi tw banyak tentang hidup dia n sifat2 dia, pada mulanya gw udah wanti2 jngan sampe kepincut sama ni mahluk, tapi apadaya takdir berkehendak lain. tapi sebisa mungkin gw berusaha buat profesional sebagai temen curhatnya dia. (kerenkan temen curhat aja harus profesional??????)

sebagai temen curhat yg memendam rasa, kadang kala sakit juga seh ngedenger curhatan2 doi yg tentang rasa sayangnya k mantannya, dan sebisa mungkin gw coba untuk bijak walaupun gw gak pernah bayar pajak(apaan dah). setelah gw tes tanpa dia sadari , ternyata dia itu masih sayang bgt sama mantannya sekaligus temen gw, sebut saja gelodok(nama disamarkan demi keselamatan gw)., walhasil gw mengeluarkan solusi2 untuk melupakan sigelodok , salah satunya dengan jadian sama temennya dia yg bener2 sayang bgt juga sama dia (sebut saja gembul). gw memilih sigembul karna keliatannya dia anak baik2, gw dapet info dia anak baik2 menurut keterangan kedua orang tuanya(spik deng). dan hasialnya dia bener2 jadian ama tuh gembul.oh no gblok bgt gw!!!!!! hiks hiks hiks

bersambung........

Jumat, 20 Agustus 2010

Tamu Dinegri Sendiri Indonesia

65 thn indinesia merdeka tapi apah layak indonesia di sebut negara merdeka? (JAWAB AJA ENGGA!!!!) klo menurut gw seh bisa di bilang merdeka(woy tdi suruh jwb engga!!!! tpi sendirinya ngemeng merdeka!!!!) oke-oke , biar sama gw bilang aj blum merdeka. negara kita ini bru sekedar merdeka dari kekangan para antek2 penjajah. dan memang sekarang masyarakat kita bisa leluasa bergerak bebas mengekspresikan ide-ide atau aspirasinya dibandikan masa penjajahan dulu.(yaiyalah, demokrasi gtu lohh) . tapi gak banyak jg masyarakat kita yg gak peduli akan kemajuan indonesia di bidang apapun , baik di bidang politik, olahraga, dan ekonomi . masyarakat kita khususnya pemuda-pemuda penerus bangsa memang sering mengkritik kinerja pemerintah, tapi itu hanya sekedar kritikan, dan mereka rata2 hanya bisa mengkritik tanpa memberikan solusi yg pasti untuk perubahan indonesia yg lebih baik(anjrit, sok bgt ngerti gw disini). mereka hanya bisa protes protes dan protes klo engga demo demo dan bemo. eh salah maksud gw demo. oke lupakan masalah protes dan demo . krna gw gak punya bahan lagi untuk memperpanjang masalah ini, maklum lagi puasa jdi kinerja oatk gw rada terbatas(halah, bego mah bego aje).

di usianya yg k 65 lewat beberapa hari, indonesia kempali di jajah oleh orang2 asing, memang tdk secara kekerasan seperti dulu, tapi kali ini dijajah secara halus, oke gw ulangin sekali lagi, di jajah secara halus(bukan mahluk halus). menurut penelitian gw akhir2 ini, sekarang2 ini masyarakat pribumi menjadi tamu di negaranya sendiri, sedangkan org2 asing menjadi raja di negara kita, tapi ada istilah yg bilang gini," tamu adalah raja", brarti yg raja itu masyarakat pribumi doang?(jadi bingung saya). coba lo liat, sekarang hampir semua pemimpin disegala bidang di kuasai oleh org asing, walau pun ada beberapa yg org pribumi tp itu gak banyak. malah masyarakat kita lebih percaya dengan kinerja org2 asing tersebut. padahal seharusnya kita yg jadi pemimpi di negara kita, bukan jadi pesuruh!!!!!

berbagai bidang yg di kuasai oleh orang2 asing.

1. bidang ekonomi : kebanyakan bos2 ataw dirut di perusahaan kebanyakan warga negara asing, dan masyarakat pribumi hanya menjadi pelengkapnya saja . perbandingannya sangad jauh. derut dengan babu atau singkatan bahasa ingrisnya OB(Orang Babu) .

2.bidang olah raga : di sepak bola indonesia sekarang pelatih2 asing jadi pelatih tim2 ternama , sedangkan pelatih2 lokal hanya menjadi pelatih klub2 yg bisa di bilang gak terlalu bgs, walaupun ada pelatih yg menangani club bgs tp tdk bngyak, dan pemain2 asing menjadi incaran dan idola club2 sedangkan pemain kita hanya menjadi pemain level2 di negaranya sendiri. tapi masih mending level 2, dari pada jadi camat kaya gw. hiks hiks....(ARGH DIAM LU NATES...!!!!)

3. di bidang hiburan : hampir semua anak2 muda jaman sekarang lebih memilih film2 ataw sinetron2 luar negri(korea) ketimbang produk dalam negri, contohnya : anak muda jaman sekarang lebih suka ntn drama korea yg judulnya BBB atau boys bifour flowers ataw apalah sejenis itu di bandingkan serial tv dalam negri, padahal film2 kita gak kalah bgsnya, malahan film2 kita cinderung ajaib. cobadeh mana ada di film2 luar negri yg klo berantem bisa di awan, udah gtu mana ada di luar negri yg jagoanya bisa terbang naikin burung?????(ada di salah satu tv yg di puternya klo gak siang2 ya malem2, kebanyakan yg ntn ibu2 ataw pembantu2, udah twkan di tv mana?).

4. di bidang pasukan : coba lo liat teroris2 yg ada di indonesia, pemimpinya dari luar negri semua, sedangkan org2 kita hanya jadi pengantin yg menjalankan bom bunuh diri. tapi ini bukan suatu hal yg masuk kategori penjajahan secara halus. jadinya gak sah terlalu dipikirin, cukup pikirin yg 1,2,3 aja. yg 4 emang mutlak kebodohan orang2 kita, klo gw di suruh jd penganti bom mah ogah bgt, boro2 gw ngebom, org maen petasan aj gua takut(takut di omelin emak2 tentangga sebela, because brisik gtulooooohhh).

kembali ke topik, topikmya lagi tidur tuh di rumahnya(bukan topik itu yg gw maksud!!!!!)
oke-oke gw serius.
sampe kapan kita terus menjadi tamu di negara kita sendiri? apa sampe gw jadi presidennya(gak mungkin bgt). mudah2an dengan gw menulis ini, lo semua yg membaca dpt tergerak dan membuat suatu perubahan, untuk membuat indonesia menjadi lebih baik dan masyarakat kita bisa menjadi tuan rumah di negaranya sendiri. semoga itu bisa terjadi, walaupun sebenarnya gw pesimis sama kemampuan lo semua(pppiiisssss bro, sabar- sabar lagi puasa)

bru sgtu penelitian gw tentang topik kali ini, di bilang topiknya lagi tidur dirumahnya(BUKAN TOPIK ITU YG GUA MAKSUD!!!!)

oke, sgini dulu posting gw kali ini, mhn anda2 bisa menyaring sendiri makna dari tulisan gw ini, tapi klo menurut gw pribadi sih gak ada maknanya sama sekali. betul tidak???? bwt yg jwb betul, gua sumpahi lo semua masuk neraka, dan yg menjawab tidak , gua sumpahin lu semua nyusul temen2 lu yg jawab betul, karna gua tw lo jawab tidak gara-gara takut masuk nerakakan? lo tw sendiri boong itu dosa, apalagi di lakuin di bulan puasa. iakan ia dong, betulkan betul dong. makanya gw saranin jangan baca notes2/blog gua klo mau selamat dunia akherat.

piiiiisssss mmmeeeeennnnn........

Selasa, 29 Juni 2010

Kekasihku Daniel-Arti Kebaikan Sesungguhnya dalam Hidup Setelah Membaca Kisah Ini

oke bwt semua yg maw baca posting gw kali ini, jngan berpikir klo ini adalah karya seorang gw, gw cuma maw ngseh tw bah ini sebuah cerpen yg di tulis oleh Agnes davonar, gw salut dengan tulisan2 dya yg bisa ngebuat gua sedikit berpir untuk menjadi orang baik, eh salah , org yg lebih baik maksud gw.

crita ini mengajarkan gua untuk bisa mengenal org bkn dari fisiknya, tpi dari kebaikan dan ketulusannya untuk bisa selalu berkorban untuk org yg sebenernya dya suka.



” Saat Terindah Dalam Hidupku Adalah Bersamamu, Saat Tersedih Dalam Hidupku Adalah Kehilanganmu” Agnes Davonar, penulis.


Namanya Daniel, cowok yang baru berusia 24 tahun. Wajahnya.. kata orang sih gak ganteng, ngak pinter dan juga ngak atletis. Sampai detik ini, temen-temen masih mikir? Kok bisa ya dia jadi pacar gua? Padahal sumpah mati mereka tau, gua gak pernah berharap punya pacar kayak dia. Banyak yang bilang kalau wajah gua yang lumayan cantik bila jalan sama dia? Bakal seperti antara majikan dan pembantu.

Mungkin awalnya demikian, tapi dari seorang Daniel. Gua belajar banyak tentang bagaimana menghargai seorang laki-laki, bagaimana memperlakukan laki-laki dan terakhir bagaimana mengerti arti cinta itu sesungguhnya.

Suatu hari, gua lagi asyik online. Teman-teman gua, semua uda pada mulai eksis di dunia facebook. Rasanya kalau gua gak gabung, bisa jadi gua dianggap gadis kampung. Padahal orang kampung pun uda pakai facebook. Lupakan sejenak kisah stupid itu, yang pasti dari facebook. Gua bisa kontak-kontakan lagi sama teman-temen gua dari jaman pipis di celana sampai sekarang ngerti kalau umur gua uda cukup tua sebagai cewek, 23 tahun.

Nah, karena baru aja putus cinta. Rasanya gua alergi banget sama foto-foto mantan gua yang nangkring di facebook gua, jadi tugas gua malam itu adalah menghapus semua foto-foto mantan gua. Tapi semakin gua perhatikan foto-foto kenang-kenangan kita, kok rasanya gua jadi sedih sendiri ya. Sampai tanpa sadar gua jadi nangis, padahal yang minta putus juga gua, hal kecil sih, gara-gara dia mau sekolah di luar dan gua gak setuju. Apa daya, bokapnya jenderal dan dia ajudan. Pisah deh hubungan kita,

Saat gua menangis, chat online di Facebook nyala, seseorang muncul dan berkata memperhatikan gua sedang menghapus semua foto-foto gua. Dia bilang

“ Lagi putus cinta ya? “ Kata dia.

Awalnya gua mau cuekin, tapi kayaknya bakal menarik juga ya kalau gua marah-marah dan maki-maki orang ini, soalnya gua perhatiin, kita gak kenal sama sekali.

“ Sok tau loe?” kata gua,

“ Ya tau dong, kan gua juga lagi putus cinta, senasib deh..”

Kalimat dia yang bikin gua langsung nyegir. Penasaran sekaligus merasa senasib. Singkat kata, walaupun gua ga kenal dia, akhirnya kita malah jadi curhat-curhatan. Gua jadi tau juga, kalau dia putus sama pacarnya karena gak cocok setelah 5 tahun pacaran. Dalam hati gua berkata, kalau 5 tahun segitu lamanya dibilang kagak cocok, jadi selama 5 tahun itu ngapain ya?.

Akhirnya kita gak bicara lagi setelah malam itu, tapi dia sempat mengatakan nama dia ke gua.

“ Gua Daniel, thanks uda mau temenin gua ngobrol malam ini?”

Gua hanya senyum-senyum manggut, setau gua, harusnya gua yang curhat, kok malah jadi dia. Ya sudahlah, setidaknya dia uda bikin malam ini berwarna. Kita pun pisah, tanpa bicara dan gua sempat mengenalkan diri gua dengan bilang, “ Panggil gua Angel aja, kalau perlu blackAngel.”

“ Kenapa harus BlackAngel, kenapa ga WhiteAngel”

Gua terdiam dan offline dari facebook gua. Bukan urusan dia kalau gua mau jadi white or black, yang pasti hari itu menjadi hari perkenalan kita.

***

2 bulan kemudian.

Sahabat gua Agnes, tiba-tiba nikah. Dia ngundang gua datang ke kawinan dia. Gua tau, tentunya tau banget rasanya ke undangan seorang diri. pasti di bilang kagak laku atau parahnya perawan tua. Kalau bukan karena Agnes ini teman baik gua waktu jaman smp, pasti gua gak mau datang. Dengan terpaksa gua ajak adik gua, Teddy. Walaupun dia itu masih kecil, setidaknya orang-orang bakal kepikiran dia pacar gua kalau ga kenal. Cara yang jitu untuk membuat gua lepas dari julukan jomblo.

Seperti yang gua duga, undangan bakal dipenuhi temen-temen gak jelas. Akhirnya gua hanya bisa mojok sambil menikmati jus jeruk, karena udangan berdiri, gua harus rebutan sama banyak orang. Nah, saat gua uda menemukan satu bangku, gua mau lompat, eh tiba-tiba nenek-nenek tua nyerobot gitu aja. Jus di tangan gua jatuh dan tanpa sengaja kena sama cowok yang lagi duduk disampingnya. Omg.. gua jadi parno sendiri ngelihat tuh cowok kemeja putihnya jadi berwarna belang.

“ Sorry..” kata gua dan cowok itu natap gua dengan perasaan kesal tentunya.

“ Gapapa..” kata dia bangkit dari kursi dan pergi keluar ruangan, banyak yang lihatin gua, akhirnya gua terpaksa keluar dari ruangan pernikahan itu daripada dilihatin banyak orang.

Saat gua keluar, cowok yang tadi ketimpa jus gua, sedang bersih-bersih dengan tissue. Gua memperhatikan dan mendekat ke dia.

“ Sorry ya sekali lagi, tadi ga sengaja banget.”

“ Gapapa, tapi kok loe ga asing ya buat gua?” kata cowok itu.

“ Masa sih, maybe gua mukanya pasaran kali ya..”

“ Oh, gua inget. Loe temen facebook gua.. Angel ya namanya?” kata dia dan gua berpikir bisa jadi juga soalnya kan facebook itu sesuai tujuannya, menghubungan anda dengan semua orang.

“ iya benar, emang nama loe siapa?”

“ Gua Daniel, dulu kita sempat chat. Tapi uda lama banget..” kata dia dan gua pura-pura senyum and merasa inget..

“ Mungkin ya,. “

Dia pun menjelaskan kalau Agnes ini masih ada hubungan teman sama dia, akhirnya lupa deh kejadian jus jeruk tumpah itu. Sebenarnya sih, gua ga ada minat sama sekali ketika melihat wajah dia. Gak ganteng dan gak menarik, Cuma menang tinggi dan putih aja. Level gua terlalu tinggi dalam menilai pria, kita bicara banyak tapi ala kadarnya, beruntunglah adik gua muncul dan akhirnya hendak membawa gua pergi. Gua pun pamitan, tiba-tiba dia nanya.

“ Angel, boleh minta nomor telepon ga?”

“ Heh..” mulut gua terkunci, rasanya gak mau kasih, tapi melihat perlakuan gua sama baju dia, akhirnya gua pun kasih.

Dia tersenyum. Dan akhirnya pesta berakhir dan kita pun berakhir, ini gua sebut. Takdir kedua kita , setelah facebook online dulu.

***

Benar kata nenek gua, yang namanya jodoh, gak akan lari kemana-kemana. Gua kembali ditakdirkan ketemu sama si Daniel. Dia emang ga pernah nelepon atau sms gua setelah gua kasih nomor telepon gua. Tapi kita kembali ketemu saat tiba-tiba motor bebek gua mogok di jalan. Astaga, neh motor pas bawa dari rumah masih ok-ok aja. Kok tiba-tiba mati dijalan. Padahal tujuan gua naik motor ini Cuma mau beli makanan anjing gua di depan rumah. Gua bengong di jalan, tiba-tiba, si Daniel itu muncul. begonya lagi sampai detik itu gua ga lupa nama dia.

Entah bagaimana dia muncul, tapi motor gua beres saat itu juga. Saat gua Tanya kenapa bisa ada disini, dia bilang, dia mau ke rumah temen buat main futsal di deket Puri. Takdir yang aneh, walaupun dia sudah menolong motor gua yang ternyata businya lepas saat gua rem. Gua ga bilang terima kasih, tapi pergi gitu aja. Saat di depan toko anjing, gua baru merasa salah, harusnya gua bilang thks or apa gitu. Akhirnya gua berjanji dalam hati gua, kalau dia muncul lagi dalam hidup gua, gua bakal bilang terima kasih.

Sepertinya Tuhan emang uda mengatur semuanya, sekali lagi kita ketemu. Tapi kali ini, dalam keadaan berbeda. Saat itu, foto dia muncul di halaman depan facebook gua, foto dimana dia disitu lagi pakai baju kemeja dan terlihat lebih keren dari sebelumnya yang hanya pakai kaos oblong. Gua pun mengirimkan pesan di wall dia, dan berkata.

“ thks buat waktu itu di jalan, lupa bilang thksnya..” kata gua dan beberapa menit kemudian dia balas.

“ Sama-sama, sering-sering aja ya.. “ maksud dia ini ngeledekin gua supaya sering-sering mogok gitu apa gimana? Gua kaga ngerti. Tapi semua wall-wall di facebook kita berlanjut dengan kesapakatan kalau gua bakal traktir dia.

Kita janjian dan akhirnya untuk pertama kali dia nelepon gua. Gua bilang, gua akan ngajak dia makan di pizza hut puri. Kebetulan ada harga diskon buat berdua, hahaha, jangan pikir gua ini pelit ya, tapi emang lagi pengen aja. Kita janjian malam itu. Dia datang, dan kita bicara panjang lebar. Mengenal Daniel lebih dalam tentang siapa dia, yang pasti dia ini ternyata tinggal di daerah yang gak jauh dari tempat gua. Anaknya menarik,sopan dan yang pasti lugu sekali. Gua bukan cewek yang bodoh dalam menilai, tapi gua yakin banget,. Daniel itu terlalu polos sebagai cowok, apalagi ditambah dengan kalimat dia tentang kisah cinta dia yang berujung kalau dia di selingkuhi sama pacar dia,.

Saat-saat asyik lagi ngobrol. Tiba-tiba mantan gua muncul bersama gadis lain. Gua bingung, katanya dia mau kuliah di China. Lah kok tiba-tiba malah gandeng cewek. Gua memperhatikan dia berjalan, akhirnya dia sadar gua ada disana. Gua bangkit dan mendekatin dia.

“ Katanya loe ke China? Kok malah asyik pacaran?” kata gua emosi. Mantan gua sepertinya lebih berani membalas emosi gua dengan kalimat yang lebih menyakitkan.

“ Mau gua ke China atau Asyik pacaran? Ini kan bukan urusan loe? Loe kan bukan siapa-siapa gua?” mendengar kalimat itu gua langsung sakit di hati.

“ Maksud loe apa sih?” kata gua.

“ Eh, Angel, uda cukup ya loe mengontrol hidup gua, gua uda muak selama ini sama hubungan kita, loe pikir loe ini kecantikan hingga bisa suruh-suruh gua seenak hati loe. Gua senang akhirnya kita putus walau dengan alasan ke China. Karena gua sudah bosen lihat tingkah loe yang sok otoritir”

Mendengar kalimat itu, tangan gua spontan menampar dia. Rasanya sakit sekali mendengar orang yang pernah gua cintai bicara demikian. Daniel bangkit, menarik gua perlahan. Mengajak gua duduk. Gua ingin menangis, tapi gua menahan semuanya.

“ Gua mau pulang “ ucap gua langsung berjalan meninggalkan tempat makan, Daniel mengikuti gua sampai ke tempat parkir.

“ Angel.. “ teriak Daniel dan melihat dia,. Gua langsung menangis. Menangis karena harga diri gua sebagai perempuan telah hancur oleh hinaan mantan gua. Dia memeluk gua. Dan kalimatnya yang indah membuat gua tersadar untuk berhenti menangis.

“ Angel, jangan menangis untuk orang yang menyakiti loe, tapi menangis untuk kebahagiaan loe karena akhirnya loe tau siapa pria itu..”

Daniel benar, gua gak boleh menangis karena orang stupid itu, harusnya menangis karena bahagia akhirnya gua tau cinta dia itu palsu.

***

Daniel seperti obat bagi kehidupan gua setelah makan siang berantakan itu, gua banyak menghabiskan waktu sama dia. Tapi gua gak pernah menganggap dia sebagai apapun selain teman. Lucunya, dia seperti banyak waktu untuk orang seperti gua, dia rela belajar main tenis untuk bisa main sama gua. Dia rela ke salon bareng gua sekedar creambath, padahal rambutnya kan pendek. Tapi semua dia lakukan untuk apa, gua masih bertanya-tanya dalam hati. Yang pasti hal itu biar menjadi rahasia dia.

Tapi gua sempat menunjukan kalimat yang mungkin menurut gua sangat keterlaluan. Suatu ketika. Didepan sahabat-sahabat gua. Seorang teman bertanya sama gua.

“ Angel loe jadian ya sama Daniel?”

“ Heh, ga salah loe? Mana mungkin, Daniel itu kan bukan tipe gua, ga level lah ya..” gua mungkin hanya ingin bercanda saat itu, tapi saat itu Daniel muncul. gua terdiam. Dia hanya tersenyum. Gua yakin dia mendengar kalimat itu, dan waktu berjalan gua melupakan semua kalimat jahat gua itu sama dia.

Daniel memang pria yang sangat baik, dia tidak pernah merasa sedih dengan kalimat-kalimat gua. Dia tetap selalu setia ada dalam hidup gua. Dia rela menjaga anjing gua di rumah saat gua pergi keluar kota sama keluarga. Padahal gua tau dia alergi sama bulu anjing. Jadi kalau pas gua jemput anjing gua, muka dia merah-merah gitu. Pas gua Tanya, dia bilang cuma salah makan padahal akhirnya gua tau, dia itu alergi bulu anjing.

Entah apa yang dipikiran Daniel. Mengapa dia sangat baik sama gua. Lama-kelamaan gua jadi mempertanyakan kebaikan dia. Di suatu malam, entah karena gua lagi bad mood karena habis rebut sama nyokap. Gua langsung mempertanyakan semua yang ingin gua tau.

“ Kenapa sih, loe ini ini baik sama gua?” Tanya gua.

“ Gua baik sama siapapun kok, buat apa jahat sama orang?” jelas dia ngambang.

“ Tolong jujur, loe ini suka gua apa nggak, dan kebaikan loe ini ada maksud untuk merebut hati gua apa gimana?”

Daniel terdiam menatap wajah gua hampa dan berkata.

“ Angel, gua mungkin suka sama loe, tapi rasa suka gua? tidak akan sebesar keinginan gua untuk berharap menjadi kekasih loe, menjadi sahabat loe saja sudah cukup bagi hidup gua. Ngerti..”

“ Tapi gua ga mau dibaikin sama loe, gua gak mau loe salah paham. Gua Cuma ingin loe tau, kebaikan loe itu bikin gua merasa bingung, karena gua sama sekali gak kepikiran loe jadi pacar gua.”

“ Ya, gua tau kok. Gua pun ga kepikiran sama kesana. Tenang aja..”

Tapi gua tetap ragu dengan jawaban dia, sejak saat itu gua putusan untuk gak mau ketemu dia. Gua juga merasa risih dengan gosip dari semua orang kalau kita adalah kekasih. Sebagai cewek, rasanya Daniel tidak pantas untuk gua. Itu lah kesombongan yang selalu gua pertahankan. Sejak saat itu, gua selalu menghindari Daniel. Ga angkat telepon dia, sampai lebih buruknya menghapus dia dari facebook gua. Gua tau, dia sering mencari gua, sering kirim pesan ke facebook gua, mempertanyakan mengapa gua harus menghindar dan membenci dia secara tiba-tiba. Tapi gensi yang tinggi untuk menjawab akhirnya membuat gua melupakan dia tanpa ampun. Gua bilang lewat pesan facebook.

“ Jangan pernah muncul dalam hidup gua, kalau emang loe anggap gua teman, kalau loe muncul itu hanya bikin gua stress.” Ya, kalimat gua yang kasar untuk seorang Daniel yang tanpa salah.

3 bulan kemudian.

Adik gua Teddy, mengalami sebuah kecelakaan motor. Kakinya patah dan lebih buruknya lagi nyawanya terancam karena dia kehilangan darah yang sangat banyak. Golongan darah adik gua termasuk langkah, berjenis 0, sedangkan stock rumah sakit kosong, akhirnya gua terpaksa meminta tolong sama teman-teman. Celakanya mereka semua gak ada yang punya jenis golongan darah itu. Dokter bilang, dalam waktu 24 jam, stock darah harus ada. Gua cemas. Gua gak mau kehilangan adik gua, setelah kehilangan bokap gua karena meninggal.

Gua terus berdoa dan menulis status gua di facebook tentang kebutuhan darah 0 untuk adik gua. Karena terlalu stress akhirnya gua malah ketiduran dan pasrah. Tiba-tiba saat gua terlelap, suster bilang ke gua. Adik gua sudah mendapatkan donor. Gua begitu bahagia. Darah yang paling sulit itu akhirnya ditemukan. Gua ga terlalu mikir siapa yang mendonorkan darah itu karena lebih mementingkan adik gua selamat dulu karena akan operasi. Tuhan memberkati adik gua, dia selamat dan akhirnya lolos dari masa kritis.

Saat gua lagi santai, suster yang tadi kasih info donor tanpa sengaja bertemu. Gua pun bertanya, siapa donor yang berbaik hati, gua ingin mengucapkan terima kasih. Suster itu bilang.

“ Dia cowok, umurnya 24, tinggi, putih, tapi dia menolak untuk disebutkan namanya. Abis donor langsung pergi gitu aja, uda saya suruh istirahat dulu, tapi gak mau, katanya ada keperluan, padahal darahnya banyak loh yang diambil.”

Ya siapapun dia, gua berterima kasih. Saat gua sudah mulai tenang. Dan adik gua sudah bisa bicara. Seorang sahabat menelepon gua. Dan berkata hal yang sangat mengejutkan.

“ Angel. Daniel kecelakaan mobil. Dia kritis di rumah sakit pik.”

“ Kok bisa?” Tanya gua dalam hati.

“ Loe mau jenguk gak?”

Bodohnya lagi, saat itu gua putuskan untuk tidak menjenguk. Gua masih merasa malu untuk bertemu dia walaupun temen gua bilang dia kritis. Gua heran, sebenarnya gua ini makluk ciptaan tuhan yang gimana sih? Kok gua tiba-tiba gak punya hati untuk seorang yang baik seperti Daniel walau dia sedang kritis.

Seminggu kemudian, gua mendapatkan kabar kalau Daniel dipindahkan ke rumah sakit Singapura untuk perawatan yang lebih baik. Gua masih gak bergeming. Lama-lama gua jad penasaran juga dengan kondisi Daniel. Sampai akhirnya, gua mencuri-curi waktu dengan melihat facebook dia. Sebuah wall dari sahabatnya membuatnya gua sangat terpukul. Tulisan yang membuat gua merasa menjadi gadis yang sangat berdosa. Status terakhir Daniel yang terbaca setelah beberapa hari sebelum kejadian dia kecelakaan,

“ Daniel, adik Angel masuk rumah sakit, dia butuh golongan darah 0. Loe bukannya golongan darah 0. “

“ Iya, gua tau,, gua lagi otw kesana..”

gua jadi teringat kalimat suster tentang sosok Daniel. Dan gua akhirnya paham, mengapa dia gak mau sebutin nama dia saat mendonor, orang semulia ini yang rela menolong tanpa pambrih telah gua lewatkan dalam hidup gua. Gua sangat menyesal. Dengan segara cara gua mencari tau keberadaan Daniel. Gua mencoba telepon dan sms tapi telepn dia ga aktif. Sampai akhirnya gua menyerah. Gua hanya bisa berdoa dia lekas sembuh sehingga gua bisa ketemu dia

tapi rasanya semua itu hanya jadi mimpi. Karena sahabat gua berkata dan membuat tubuh gua lemas.

“ Daniel uda disisi tuhan”

Hati gua hancur. Retak dan sangat menyesal. Bahkan gua gak sempat mengucapkan terima kasih atas kebaikan dan ketulusan dia disisi gua. Kalau saja gua bisa menarik waktu dan mengubah segalanya, gua akan meminta maaf dan menyadari betapa dia sangat berharga lebih dari arti seorang kekasih.

Dia adalah seorang sahabat yang telah mengajarkan gua tentang arti cinta kasih, tentang sebuah pengorbanan dan kehidupan.

Daniel, mungkin loe gak akan pernah jadi kekasih gua. Tapi loe akan menjadi bagian dalam hidup gua. Dan biarkan gua meminta izin untuk mengatakan kepada dunia kalau loe adalah kekasih gua, walau terlambat.

Semoga kisah ini menjadi kisah yang memberikan arti bagi kalian untuk mengerti kebaikan diatas segalanya.

foto : koleksi pribadi by gettyimage

kini gua berpandapat. berkenalan dengan orang tidak harus dengan fisik yang indah ataupun mulut yang manis. tapi kejujuran dan kebaikan seseorang hanya bisa kita ngerti saat orang itu pergi.

Minggu, 23 Mei 2010

Kisah Tragis buat Cewek yang Suka Sia-siakan Cowok

“ Yang tercinta, kau adalah kisah terindah dalam hidupku. Tanpamu, aku hanya menjadi bagian tak berharga di dunia ini” agnes davonar.


Pernahkah loe merasa kehilangan? Apapun itu, rasanya pasti gak enak. Kehilangan apapun di dunia ini. Rasanya sulit untuk diterima, seperti apa yang gua kisahkan saat ini. Kehilangan dalam hidup gua yang terbesar. Kehilangan seseorang yang mungkin awalnya hanya sebagai permainan dalam hidup gua. Permainan yang pada akhirnya mengajarkan gua untuk menjadi orang yang lebih serius menghargai dia. Walau terlambat, gua percaya. Andai saja, kata maaf dari dia gua terima. Mungkin hidup gua ga akan menyesal seperti saat ini.

Gua pernah bilang sama nyokap gua, kalau gua hanya akan serius dalam mencari pasangan hidup kalau sudah melihat cowok itu berkorban untuk gua. Nyokap gua juga selalu bilang ke gua, kalau loe ini sebagai anak gadis, lebih baik tidak banyak mencari pacar, carilah suami. Gua Cuma bisa ketawa kalau nyokap bilang gitu, umur gua kan masih 23 tahun. Masih mau main-main dan menikmati masa muda gua, mungkin kalau gua hidup di jaman nyokap gua, itu penting, sekarang kan jaman modern, biarkanlah gua menjadi diri gua yang apa adanya.

Gua akui, gua ini termasuk idaman setiap laki-laki. Gua akui banyak cowok yang deketin gua. Gua akui, gua termasuk orang yang suka hubungan tanpa status kebading ikatan resmi. Gua mungkin jahat sudah nolak ratusan cowok yang mencoba pengen jadi pacar gua, gua mungkin jahat sudah sakitin banyak cowok yang pernah deket sama gua. Tapi, hanya satu cowok yang benar-benar bikin gua sadar semua yang gua lakukan itu salah, namanya Daniel. Walaupun namanya Daniel, dengan kejamnya gua memaksa nama dia jadi Denny. Sesuai kemauan gua.

Dia datang dalam hidup gua saat kita ga sengaja nonton di Puri. Saat itu, kalau gua gak salah inget. Lagi trend film 3D, kita nonton film UP. Dia muncul bersama teman gua yang jumlahnya 4 orang, temen gua bilang Daniel itu baru selesai kuliah dari Yogyakarta, dalam hati gua berkata, “ Yaila, segitu banggannya temen gua kenalin temen yang balik dari yogyakarta, kalau dari Kanada sih baru deh boleh bangga”. Jadi kesan pertama gua tentang dia adalah cowok kampung. Kita pun nonton dan selesai itu, kita makan di aklingan deket puri.

Bagi gua makan dimana saja sama saja, walaupun itu deket jalanan yang ga ada lampu. Kita makan, dan tiba-tiba Daniel dengan percaya dirinya minta nomor telepong gua. Karena gua merasa gak enak norak, akhirnya gua kasih aja nomor esia gua, dengan kalimat sombong terakhir.

“ Oh ya kalau mau nelepon, sms dulu ya. Soalnya gua jarang ngangkat telepon kalau ga ada jadwal”

Temen-temen gua pasti bilang gua norak kayak direktur karena mau nelepon aja mesti bikin jadwal, pada kenyataannya emang jadwal gua padat sekali dengan antrian cowok-cowok yang mau nelepon gua, masih untung gua angkat, jadi boleh dong gua sedikit jujur. Daniel anaknya cukup tinggi, sedikit berewok walau usianya masih 25 tahun. Gayanya kayak pemain basket, walaupun giginya ga rata, yang bikin heran kenapa juga dia kuliah di Yogya kalau kampungnya asli Jakarta.

Singkat cerita, akhirnya kita berpisah. Sebenarnya gua lagi deket sama satu cowok yang menurut gua cocok untuk jadi target gua sebagai kekasih, dia uda sering jalan sama gua, hubungan kita tanpa status dan mau naik level ke pacaran, tapi gua masih nunggu waktu yang tepat. Saat gua lagi asyik ngobrol. Tiba-tiba si Daniel sms gua, dan bilang kalau gantungan mini di hendphone gua jatuh dan dia nemuin pas kemarin balik ke aklingan dan si penjual ngasih. Gua jadi inget, kalau hendphone gua kan ribet abis dengan gantungan yang banyak, pantesan gantungan picachu gua ilang, akhirnya gua balik sms dia.


Kita pun janjian ketemuan di mal Puri. Gua emang mau ke Puri buat beli sesuatu, ga ada salahnya gua ketemu dia disana walaupun sebenarnya ga ada niatan sih mau ketemu. Jam 2, gua datang. Kita sms-an dan akhirnya sepakat ketemu di Hero. Dia muncul sambil memberikan gantungan kesayangan gua.

“ Thks you.” Kata gua.

Tanpa basa basi, tiba-tiba dia nunjukin dua tiket nonton.

“ Angel, maaf, gua tadi beli tiket nonton. Temen gua tiba-tiba ga jadi nonton, loe mau ga nonton?”

“ Hah” dalam hati gua, neh orang ga kreatif amet sih ngajak nontonnya,bukan premier lagi, XXI biasa. Tapi karena kebaikan dia nemuin gantungan gua, akhirnya gua ga bisa nolak, kita pun nonton. Saat di dalam bioskop. Kita diem-dieman. Sampai akhirnya gua ngerasa ngelihat seseorang yang ga asing duduk di depan baris gua, suara cowok yang kok ga asing gitu. Karena bioskop gelap, akhirnya gua jadi penasaran dan jadi ga enak gitu nontonnya, Daniel nanya ke gua.

“ loe boring ya, apa filmnya ga seru?” Tanya Daniel melihat tingkah gua.

“ Kagak sih, Cuma kayaknya minuman gua agak manis, gua mau yang ga manis.”

“ Kalau gitu gua beli dulu ya. “ tawar Daniel. Gua hanya tersenyum. Seperti seorang ratu yang di layanin dengan baik. Daniel kembali dengan minuman yang gua mau, akhirnya gua mulai tenang dikit, tapi tetep merasa mengenal suara dan bentuk cowok yang ada di depan baris gua.

Ketika bioskop bubar, gua langsung mau lihat siapa tuh cowok yang bikin gua penasaran. Tapi orang-orang pada berdiri dan akhirnya gua gak bisa jawab deh rasa penasaran gua. Gua minta izin ke toilet sama Daniel, didalam toilet ada satu cewek yang cantik. Dia disamping gua, gua melempar senyum karena terpesona dengan cewek yang mungkin kayak model. Ketika gua keluar, si cewek juga keluar ditungguin sama cowok. Astaga, akhirnya gua tau, kenapa gua ga penasaran sama suara ga asing yang ada didepan gua, ternyata itu suara cowok yang punya hubungan tanpa status dengan gua, Anton.


Gua ga nyangka Anton yang selalu bilang cintanya untuk gua ,ternyata dibelakang gua ga lebih dari lelaki buaya darat. Ngelihat gua muncul, dia seperti parno gitu. Gua mencoba memasang wajah gua paling marah supaya dia sadar kalau gua tau dia jalan sama cewek lain. Dengan entengnya dia bilang

“ Loe kenal sama cewek itu?” kata temen ceweknya.

“ Kenal, kita temanan.” Kata Anton yang bikin gua marah, gua langsung deketin dia, melempar tamparan tangan gua. Banyak orang yang ngeliat gua ngelakuin itu, termasuk Daniel.

Daniel muncul, dia menarik gua untuk pergi dari tempat yang sudah jadi tambahan bioskop baru di depan toilet dengan pemain gua dan orang brengsek bernama Anton. Gua nangis, ketika merasa disakiti oleh Anton. Harga diri gua jatuh sejatuh-jatuhnya, Daniel mungkin belum tau apa yang terjadi. Dia coba nenangin gua dengan beliin gua yogurt eskrim rasa vanilla.

“ Cobaain ini, bisa bikin enak loh.”

“ Sok tau, mana bisa ekrim bikin hati panas jadi tenang.”

“ Bisa, gua aja sering kok kalau lagi sedih makan eskrim. Loe tau ga? Dokter biasanya ngerayu anak kecil dengan eskrim. “

“ Emangnya loe pikir gua anak kecil?” kata gua kesal.

“ Nggak sih, tapi lihat deh gigi gua, ga rata kan, soalnya gua ga mau dengerin nyokap gua, ga mau dibawa ke dokter gigi, walaupun dirayu eksrim. Kalau saja dulu gua nerima tawaran eskrim mungkin gigi gua ga berantakan kayak gini “

Mendengar cerita Daniel yang nunjukin giginya kaga rata, bikin gua ketawa dan lupain sejenak rasa sakit hati gua.

“ Tuh kan ketawa, artinya eskrimnya bikin tenang kan”

Daniel-daniel, ini orang kayak anak kecil banget, padahal yang bikin gua ketawa bukan eskrim, muka dia yang kocak itu bikin gua ketawa. Akhirnya gua mencurahkan isi hati gua ke Daniel saat itu juga, gua cerita kalau Anton itu siapa, gua cerita kalau gua sakit hati. Daniel mendengar dengan wajahnya yang lugu seperti orang bloon. Kemudian dia bilang ke gua.

“ Gua juga sering disakiti cewek, buktinya tau gak, pacaran 5 tahun sama mantan, tiba-tiba dia pindah Ke china, boro-boro bilang putus, ini ilang gitu aja. “

“ Wah, sedih amet nasib loe” kata gua.

“ Ya nasib lah kalau muka pas-pasan kayak gini hehehe.”

“ Mungkin nama loe ga bawa hoky, gimana kalau namanya gua ganti.”

“ Jangan dong, itu nama pemberian dari nenek gua.”

“ Ga mau tau, nama loe didepan gua jadi Denny aja.”

“ Kenapa mesti Denny.” Tanya Daniel.

Ga mungkin gua cerita karena Denny itu nama mantan pertama gua yang uda putus, walaupun sampai sekarang gua masih keinget, tapi nama Denny juga gua kasih anjing kecil gua. Gua ga mau dia tau,tapi gua bilang “ Denny itu nama kesayangan gua, kalau nama loe Denny, artinya loe bakal jadi orang kesayangan gua?” kata gua dan bodohnya lagi si Daniel mau-mau aja.

Gua punya cita-cita setinggi langit, ingin jadi penulis terkenal. Ingin seperti J.K rowling. Walaupun tulisan gua jeleknya minta ampun, gua selalu minta saran ke teman-teman yang mungkin bilang bagus. Tapi pas gua kasih liat ke Denny, dia malah bilang gini.

“ Ga bagus Ngel, jelek ceritanya..” kata Denny, kalau sudah gitu dalam hati gua berkata, neh orang kalau jujur kok terlalu jujur, ga bisa bohong dikit kek bilang bagus, polos amet. Dan gua marah.

“ Kalau gitu besok, loe mesti bikin cerita lebih bagus dari gua, loe bisa nilai tulisan gua jelek, ayo bikin”

“ Yaila Angel, bikin skripsi aja gua gagal terus, apalagi suruh bikin cerita?”

“ Ga mau tau, kalau ga bikin, loe ga usah jadi teman gua lagi..”

“ Kok gitu, kita kan uda jadi teman sejak 3 bulan lalu, setiap minggu jalan kan? Masa mau putus jadi teman gitu aja”

“ Ya gitu deh, pilihan loe Cuma itu, tapi kalau cerita loe bagus.. gua bakal kasih hadiah?”

“ Apa tuh hadiahnya?”

“ Loe naik pangkat jadi pacar gua?”

Ngedengar hal itu, Denny Cuma senyum-senyum manyut. Padahal gua Cuma bercanda, tapi sepertinnya dia benar-benar percaya yang gua bilang.

“ Ok, gua akan bikin kisah yang menarik supaya loe jadi pacar gua”

“ Hehehe, coba aja, tapi kalau jelek resikonya tau kan?”

Sebelum perjanjian itu, gua dan Denny emang sering jalan bareng, tapi itu pun rame-rame dengan teman-teman. Tidak ada yang istemewa dalam hubungan kita, yang gua tau tentang dia, dia itu Cuma suka futsal, pernah suatu hari dia suruh gua temenin dia main futsal, gua tolak mentah-mentah dan bilang.

“ Adik gua suruh temenin nonton badminton aja gua tolak, loe kok berani-beraninya ajak gua nontonin loe main futsal, kayak ga ada kerjaan aja” mungkin kalimat gua ini kasar, tapi Denny Cuma santai bilang.

“ Ya, maaf deh, kaga tau. Hehehe”

Apapun yang gua lakukan ke dia, dia Cuma bisa ketawa dan say Maaf. Lama-lama gua kok ngerasa bingung, kenapa neh orang ga bisa marah, kenapa neh orang ga bisa nolak kalau di suruh-suruh. Gua suka nyuruh dia anterin tulisan gua ke majalah-majalah, karena gua mau tulisan gua masuk majalah, lucunya lagi selalu ditolak dan kalau uda gitu dia yang bakal gua marahin. Saat gua marah pun, dia Cuma senyum dan berkata.

“ Coba lagi ya, nanti gua bantu kirimin deh” kata Denny, padahal dia ngaterin pake motor dia sendirian, gak pake pos, karena gua maunya benar-benar langsung dikasih ke redaksi majalah.

Waktu berjalan, seorang cowok deket sama gua lagi, namanya Martin, dia cowok yang ganteng dan menurut gua ganteng banget. Usianya lebih tua dari gua dan pastinya tipe cowok idaman semua cewek. Kita kenalan saat lagi di undangan, dikenalin sama saudara gua. Sampai akhirnya gua deket dan mulai sering pergi sama Martin, Daniel yang sering sms dan ngajakin gua jalan gua cuekin. Gua merasa Denny sudah cukup di hidup gua, walaupun dia adalah bagian dalam hidup gua saat-saat gua lagi jomblo.

Suatu malam, Martin datang ke rumah, nyokap gua sebenarnya sudah suka dia, anaknya sopan dan kebetulan satu daerah sehingga dia kalau ngomong sama nyokap pakai bahasa kampung. Malam itu, Denny datang, dia mengetuk pintu dan pembantu gua bilang dia datang, gua langsung ke depan. Gua bingung kenapa neh anak muncul didepan rumah gua.

“ Kenapa?” Tanya gua terganggu.

“ Gua mau datang, mau kasih lihat tulisan yang pernah loe minta.” Kata dia dan gua bahkan sudah lupa pernah minta dia bikin cerita.

“ Ooo. Kata gua”

“ Oh ya. Disini juga ada lagu loh, buatan temen gua Shandy. Dia bikinin ini pas gua bikin cerita ini.”

“ Oh ya, kreatif sekali..” puji gua bikin senang dia.

“ Yauda gua baca dulu, nanti gua kasih nilai kalau cerita loe ini bagus.”

“ Tapi inget loh janji kita?” kata Denny.

“ Janji apa ya?”

“ Kalau bagus kita akan naik pangkat jadi pacaran kan”

“ Oh iya..” kata gua merasa bodoh sekali neh orang percaya saja kata-kata gua.

“ Den, gua sibuk neh ada tamu, loe pulang dulu ya..”

Akhirnya Denny pulang, gua sama nyokap dan Martin akhirnya ngobrol lagi. Saat malam, gua ngebaca kisah Denny. Kisah yang diceritakan tentang seorang anak yang cacat bisu tapi bisa bermain musik dengan indahnya, dalam kisah itu dijelaskan kalau sang anak yang cacat walaupun di kucilkan mampu menunjukkan ke dunia kalau dia itu terlahir tanpa sia-sia di dunia ini. Sebenarnya gua terharu dengan kisah ini, tapi ga mungkin gua bilang bagus ke Denny, itu sama saja bikin gua jadi pacar dia. Menerima dia jadi kekasih gua.

Besoknya gua nelepon dia Daniel dan bilang kalau cerita yang dia tulis itu jelek, artinya cerita itu lebih buruk dari cerita gua. Daniel Cuma bisa bilang,

“ Ya mungkin untuk dibaca sama loe Angel, tapi kalau orang lain bilang bagus gimana?”

“ Yee, gua ini kan penulis, jadi tau jelek dan kagak jelek. Gua jamin kalau di kasih ke redaksi, pasti ditolak mentah-mentah..”

“ Iya sih, ya sudah gapapa. Gua gagal jadi pacar loe, tapi gak gagal kan jadi teman loe?”

“ Hm.. kita masih teman kok, tapi sorry ya kalau akhir-akhir ini gua agak sibuk, gua lagi deket sama cowok, sepertinya dia merasa sangat terganggu kalau gua pergi sama cowok lain.. gitu loh, Den, ngerti ya..”

“ Oh gitu..” jawab Denny terdiam.

“ Tapi uda dengerin belum lagu yang dibikin untuk kisah itu..”

“ Nanti deh kalau sempat, emangnya lagu nyambung gitu sama cerita”

“ Sebenarnya lagu itu gua reguest ke teman gua, gua kasih ke loe. Sebab loe itu terindah untuk gua Angel.”

Kata kata Denny yang bikin gua jadi bengong. Merasa bersalah, mencari alasan untuk menghindari dari dia. Dia bilang ke gua, dia mau coba kirim cerita itu ke majalah, gua hanya tertawa. Untuk bikin dia semangat gua kasih tau sesuatu.

“ Loe ga akan gagal jadi teman gua kalau naskah itu masuk ke majalah, artinya perteman kita ini ga sia-sia kan, ilmu menulis gua masuk ke loe?” cerita gua dengan sombongnya, padahal dia ga pernah belajar nulis ada juga gua paksa nulis dan baca cerita gua.

Sejak saat itu gua mencoba untuk tidak lagi mencari dia dan berharap juga dia ga cari gua. Sampai akhirnya, gua semakin dekat dengan Martin. Saat itu bahkan kita mau tunangan, terlalu cepat memang, tapi apa mau dikata, cinta memang buta. Yang bikin gua kesal lagi, saat-saat moment tunangan akan semakin dekat, Denny muncul lagi, dia membawa sebuah berita yang menurut gua buruk. Dengan bangganya dia bilang.

“ Angel, cerita gua masuk ke majalah, artinya cerita gua bagus dongJ. Dan loe bisa dong jadi pacar gua”

Kata Denny didepan nyokap, Martin.

“ Apa-apaan sih loe, ga tau ini gua lagi mau tunangan ya?” teriak gua.

Sebenarnya tunangan itu ga resmi, karena ga ada orang tua Martin tapi dia datang dengan sebuah cincin untuk mengikat gua. Gua merasa ga enak dengan kalimat itu, gua usir Denny dari rumah gua. Dia itu ingin bikin gagal tunangan gua apa, didepan beberapa tamu yang datang dari keluarga gua.

“ Maaf, Angel, gua Cuma ingin mengatakan sesuatu..”

“ Cukup pergi dari rumah gua..” usir gua ke Denny.

“ Angel dengerin gua sekali ini aja.. dengerin sebagai Denny.”

“ loe ga pantes jadi Denny lagi, sekarang loe Daniel..”

Dengan wajah malu, Daniel pergi. Gua bingung kenapa dia datang dengan membuat gaduh, sambil membawa majalah dimana tulisan dia dimuat, seperti ingin menghina saja. Tunangan itu pun gak jadi dilakukan karena nyokap merasa ga baik sebuah acara sacral dan ditunda. Martin mungkin kecewa. Tapi ternyata dibalik semua itu, gua menemukan semua yang gua ga tau selama ini, Martin ternyata seorang pria yang sudah punya istri di kampung dan itu gua tau dari seorang yang cerita ke gua.

Temen gua bilang di kampungnya Yogyakarta Martin uda beristri, dia lagi mau cerai, walau bagaimanapun gua akhirnya nanya ke Martin, dia ngaku,. Dan gua sakit hati sekali. Suatu malam yang sedih itu gua nangis, gua merasa tersakiti. gua mau ngelupain Martin, dan hidup baru lagi. Pada kenyataannya waktu berlalu Martin balik lagi sama bininya. Artinya gua benar-benar ga salah pilih, temen gua pun cerita sesungguhnya. Kalau Daniel sebenarnya uda tau siapa Martin sejak dulu, karena Martin itu mahasiswa yang sama dengan dia. Artinya Daniel ga naik kelas dong kok bisa ga lulus barengan kata gua.

Lebih terkejutnya lagi temen gua bilang, si Daniel sengaja datang untuk mencegah pertunangan gua karena dia ga mau gua disakiti sama Martin yang memang nakal. Daniel di ancam untuk ga cerita apapun tentang Martin, karena Martin ngacem bakal bikin masalah. Dan semua ini terbuka, lalu gua pun nanya sama temen gua, kemana Daniel sekarang, kok dia ga pernah muncul ya?’

“ Lah emangnya loe gak tau, temen macam apa sih?”

“ Daniel balik ke Yogyakarta tuh,?”

“ Ngapain, “ “ ambil S2.”

“ Eh iya Angel, gua lupa, dulu sebelum dia pergi, dia nitip cd buat loe. Isinya gua belum cek, gua ambil dulu dikamar” saat itu gua lagi dirumah temen gua.

“ Kenapa bisa nitip ini ke loe?”

“ dia bilang loe ga akan mau ketemu dia, jadi dia nitip ini sebagai permintaan maaf dia”

Gua pulang setelah itu, gua baru sadar ternyata Daniel itu telah menyelamatkan gua dari cinta palsu. Gua ngeliat kalimat di video, untuk Angel. Pas ga puter, isinya permintaan maaf Daniel, tapi diselepin dengan sebuah kalimat kalau dia rindu sama gua, dia sayang gua. Dia minta maaf untuk melakukan ini, karena dia sebenarnya merindukan kebersamaan kita sebagai sahabat, ga berharap apapun untuk naik pangkat. Dia minta maaf kalau ternyata ceritanya bisa naik ke majalah karena itu semua hanya iseng untuk member gua semangat kalau kegagalan itu dimulai karena rasa egois yang berlebihan.

Ya Daniel benar, gua terlalu egois menilai semua yang gua lakukan benar. Semua yang gua tulis bagus, semua yang gua bilang benar. Dia adalah korban dari apa yang dia bilang gua egois, bahkan saat-saat terakhir menyalamatkan hidup gua, gua masih mengusir dia. Dia selalu minta gua untuk dengerin lagu yang dia request untuk gua, gua mencoba mendengar setelah lagu itu ada di kamar gua. Saat gua mendengar lagu itu, gua benar-benar menangis. Lagu yang benar-benar membuat gua ga kuasa merasa berdosa selama ini telah menyia-yiakan Daniel. Bahkan tidak memaafkan dia walaupun Cuma 4 huruf._MAAF_

Gua ga sengaja buka facebook dia, mencoba mencari tau nomor telepon dia yang baru dengan berpikir kirim pesan. Tapi rasanya hati gua sedih, melihat di foto profil dia, dia sedang berdua dengan seorang cewek yang dia bilang adalah kekasihnya. Gua hanya bisa menarik nafas pilu, mungkin inilah bayaran mahal untuk menyia-yiakan dia, disaat dia mencintai gua, disaat dia tulus memberikan hidupnya untuk gua.

Daniel semoga loe bahagia dengan kekasih baru loe. Yang gua punya saat ini hanya video dan lagu kenangan persembahan u untuk gua. Semoga kelak, kalau memang kita jodoh, kita akan bertemu lagi. Gua sudah putuskan untuk pergi ke Amerika, melupakan semuanya dan berharap mimpi gua jadi penulis tercapai, seperti kata Daniel ke gua.

“ Kegagalan dalam hidup hanya karena rasa egois kita, andai saja kita mau menerima apapun yang ada di hidup kita, kita akan berhasil “

Bukan loe yang seharusnya minta maaf kepada gadis bodoh seperti gua, gua yang seharusnya minta maaf kepada pria yang berharga terlalu indah dalam hidup gua seperti loe.

TAMAT.......


cerita ini gw copy paste dari penulis agnes davonar........

salut bwt dya yg bisa bikin cerita yg bgus2.......