Merancang Masa Depan Timnas U-19
TIM ‘Garuda Muda’ U-19 gagal melaju ke Piala Asia U-19 2010. Terlepas dari kekalahan telak 0-7 dari Jepang, performa Syamsir Alam dkk sebenarnya tak jelek-jelek amat. Mereka bisa membantai Cina Taipei 6-0 dan mengimbangi Australia yang kastanya di atas.
Jelas, anak-anak muda kisaran usia 17 ini punya talenta dan motivasi menjadi pesepakbola hebat sehingga rela ‘bertapa’ di Uruguay menimba ilmu dengan segala suka dan dukanya. Apakah mereka bakal ‘jadi’ atau tidak, sepertinya bergantung pada siapa dan bagaimana mengelolanya.
Rencananya, skuad ‘Garuda Kecil’ ini akan kembali ke Uruguay dan meneruskan ‘mimpi-mimpi’-nya. Tak apa gagal ke Piala Asia karena itu bukanlah tujuan akhir. Pasalnya, pembinaan terhadap mereka berbeda dengan program Baretti maupun Primavera. Tim ini tidak disiapkan untuk event tertentu, tapi lebih sebagai ajang kawah candradimuka buat pemain muda Indonesia agar kelak menjadi pemain internasional. Artinya, setiap pemain akan dilepas begitu ada klub internasional yang mau membelinya. Dengan begitu, di masa depan diharapkan ada sejumlah pemain Indonesia yang bermain di berbagai klub internasional. Tentu saja, dampak positifnya akan ada buat pembentukan Tim Nasional selanjutnya.
cuma coopy dri pro-goal......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar